4 Tips Mengetahui Kompresor AC Mobil Bermasalah

Penyejuk udara atau air conditioning merupakan salah satu fitur yang paling banyak dicari oleh konsumen ketika hendak membeli mobil. Faktor iklim di Indonesia menjadikan AC mobil sangat penting. Karena Indonesia adalah negara tropis dengan banyak panas. Terdapat beberapa komponen dalam sistem pengkondisian udara mobil, salah satunya adalah kompresor yang berfungsi untuk menyerap  panas dari refrigeran (pendingin) dan melepaskannya ke udara.Dengan  kompresor, sirkulasi udara dapat berlangsung di sistem pendingin mobil dan Anda dapat  menikmati udara sejuk dari sistem pendingin udara. Sayangnya, kompresor juga bisa bermasalah. Hal ini dapat disebabkan oleh minimnya perawatan  atau  usia kendaraan. Kerusakan pada kompresor AC harus segera dikenali agar  tidak terjadi kerusakan. Ini adalah tanda-tanda kompresor AC mobil yang buruk:

AC terasa kurang sejuk

Fungsi utama AC di dalam mobil adalah menciptakan udara sejuk untuk menjaga kenyamanan penumpangnya. Namun, ketika sistem pendingin mobil tidak berfungsi, udara yang dihasilkan oleh AC juga akan terasa kurang dingin. Jika tekanan turun, AC tidak akan bekerja dengan baik, AC menghasilkan udara dingin saat pertama kali dinyalakan.Namun lama kelamaan AC akan melemah dan udara yang keluar akan terasa kurang dingin.Jika kondisi ini tidak diaktifkan maka tekanan kompresor akan hilang dan AC tidak akan mampu menghasilkan udara sejuk.

Muncul bunyi kasar

Jika kompresor rusak, Anda akan mendengar  suara garukan mirip suara “grok” saat AC dihidupkan. Kebisingan ini menunjukkan komponen yang aus pada kompresor AC kendaraan. Biasanya komponen piston atau bantalan sudah aus. Jika Anda mendengar suara serak ini saat menyalakan AC mobil, sebaiknya segera periksakan mobil Anda ke bengkel.Dengan tur bengkel, Anda dapat mengetahui apakah sumber kebisingan tersebut sebenarnya disebabkan oleh kerusakan pada kompresor atau  komponen kendaraan lainnya yang rusak.

Kebocoran refrigerant

Refrigerant bocor juga bisa menjadi tanda kompresor AC mobil rusak. Jika kompresor rusak, refrigeran tidak dapat disalurkan dengan benar. Akibatnya, cairan pendingin akan bocor  bahkan bocor keluar dari sistem pendingin mobil. Jika dibiarkan, coolant akan cepat bocor bahkan  dalam hitungan waktu saja.Bocornya coolant selain boros juga bisa membahayakan penumpang mobil.Uap refrigeran yang terhirup dapat mengiritasi sistem pernapasan manusia dan menyebabkan sesak napas. Uap refrigeran juga dapat menyebabkan iritasi tenggorokan dan mata dalam jumlah banyak.

Suhu AC tidak stabil

Terakhir, kompresor yang rusak juga membuat suhu AC tidak stabil. Kerusakan pada komponen  kompresor AC akan mengakibatkan kinerja AC menjadi buruk. Akibatnya suhu  udara yang dihasilkan oleh AC  tidak stabil, terkadang terasa dingin, dan terkadang terasa dingin. panas Dalam hal ini, kopling magnet kompresor AC kendaraan dapat rusak. Kopling magnet yang  melemah membuat kompresor sulit menyerap uap refrigeran.Akibatnya sirkulasi AC  terganggu dan suhu udara yang dihasilkan  tidak stabil. Cara agar bisa dingin Kembali dicoba dengan tahap awal yaitu Nyalakan AC saat mobil berjalan AC mobil Anda bekerja jauh lebih baik saat mobil berjalan. Soalnya, semakin cepat putaran mesin, semakin cepat pula kompresor AC mobil bekerja untuk menjaga AC mobil agar tidak dingin. Jika interior mobil sangat panas, nyalakan AC mobil saat Anda mulai mengemudi, lalu buka jendela belakang selama 10-20 detik untuk mendorong semua udara panas keluar dari kabin.Kemudian jangan membuka kaca depan, karena  panas hanya keluar dari bagian depan mobil, membuat udara di bagian belakang menjadi panas dan pengap.

Berikut adalah cara mengetahui bahwa Kompresor AC mobil kalian mulai rusak

4 Tips Mengetahui Kompresor AC Mobil Bermasalah